Sabtu, 11 Juni 2016

Manfaat Dan Khasiat Wirid Pembuka Rezeki


WIRID REZEKI BAROKAH


Bismillahirrohmanirrohim, dengan memohon ridho Allah SWT, saya ijazahkan amalan wirid agar rezeki senantiasa mengalir barokah.
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM…
WA ANNAHU HUWA AGNA WA AGNA 313 X
Dan sesungguhnya DIA yang memberikan kekayaan dan kecukupan

WIRID YANG EFEKTIF MEMOHON REZEKI YANG HALAL DAN BAROKAH. DIWIRID USAI SHOLAT SUBUH 7 X DAN SHOLAT FARDU LAINNYA 1 X.

Rapalan Wirid Sasahidan

WIRID SASAHIDAN

Dengan memohon ampunan pada-NYA dan memohon ridho_NYA semata maka kami buka kepada sedulurku semua yang ingin mengamalkan yaitu wirid sasahidan, wirid merasakan “manunggaling kawulo lan gusti”.
Ini jenis amalan SIRR/wirid yang diucapkan dalam hati. Setelah bersaksi dalam batin yang ucapannya di bawah ini maka lanjutkan dengan langkah selanjutnya yaitu ZIKIR RAHSA, yaitu untuk merasakan MATI DALAM HIDUP (MATI SAJRONING URIP) dan HIDUP DALAM MATI (URIP SAJRONING LAMPUS). Sehingga tercapai kesatuan hati, pikiran dan rasa hidup untuk menghubungkan antara kehendak kita dengan KUN FAYAKUN-nya….

(1) SAKSI BATIN,
Baca sebagai berikut…
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM….
“INGSUN ANEKSENI ING DATINGSUN DHEWE
SATUHUNE ORA ANA PANGERAN AMUNG INGSUN
LAN NAKSENI SATUHUNE MUHAMMAD IKU UTUSANINGSUN
IYA SEJATINE KAN ARAN ALLAH IKU BADANINGSUN
RASUL IKU RAHSANINGSUN
MUHAMMAD IKU CAHYANINGSUN
IYA INGSUN KANG URIP TAN KENA ING PATI
IYA INGSUN KANG ELING TAN KENA LALI
IYA INGSUN KANG LANGGENG ORA KENA OWAH GINGSIR ING KAHANAN JATI
IYA INGSUN KANG WASKITHA ORA KASMARAN ING SAWIJI WIJI
IYA INGSUN KANG AMURBA AMISESA, KANG KAWASA WICAKSANA ORA KUKURANGAN ING PANGERTI, BYAR…
SAMPURNA PADHANG TERAWANGAN
ORA KRASA APA-APA
ORA ANA KATON APA-APA
MUNG INGSUN KANG NGLIMPUTI ING ALAM KABEH
KALAWAN KODRATINGSUN”

( 2) . Lanjutkan dengan langkah berikut ini satukan pancaindera, katupkan kedua bibir, mata terpejam arahkan ke ujung hidung. Satukan denyut jantung dan atur nafas. Masuk dan keluarkan nafas dengan pelan jangan sampai tergesa-gesa. Rasakan masuknya nafas sambil ucapkan di batin HUUU… hentikan nafas dan tahan sejenak. Biarkan nafas keluar dan rasakan alirannya sambil batin berucap YAAA….. lakukan sebelum matahari terbit 15-30 menit setiap hari.

HUU dan YAA adl isbat al yaqin, yaitu kepastian bhw Allah SWT itu SATU dan MANUNGGAL dalam KEMAHAESAANNYA.

Manfaat Dan Khasiat Wirid Keselamatan Saat Berkendara Jauh

WIRID SELAMAT NAIK MOBIL PESAWAT TERBANG DAN KAPAL LAUT

Peristiwa kecelakaan mobil, jatuhnya pesawat terbang maupun tenggelamnya kapal laut di Indonesia sekarang ini sudah bukan hal yang baru. Kejadian semacam ini tentu memprihatinkan kita semua dan membuat hati was-was bila kita kebetulan sedang bepergian menggunakan moda transportasi tersebut. Agar kita terhindar dari kecelakaan saat menggunakan mobil, naik pesawat dan kapal laut maka kita disarankan agar sebelum bepergian dilaksanakan terlebih dulu sholat dua rokaat, lalu membaca sholawat nabi dilanjutkan dengan wirid di bawah ini.
Diriwayatkan oleh Abu Yasar bahwa Rasulullah Muhammad SAW selalu membaca wirid ini saat akan bepergian:
ALLAHUMMA INNA AUDZUBIKA MINAL HARAMA WATTARODDA WALHADMI WALGHAMMA WAL KHARIIQI WAL GHARAQI WA A’UDZU BIKA AYYATAKHOBBATANII SYAITHONU INDALMAUTI WA ANUQTALA FII SABIILIKA MUDBIRRON WA AUDZUBIKA AN AMUUTALADZIIGHAN
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kepikunan, jatuh dari tempat yang tinggi, kehancuran, kegelisahan, kebakaran dan tenggelam, dan aku berlindung kepada-MU dari kesurupan setan di saat menjelang kematian, dan terbunuh di jalan-MU dalam keadaan mundur ke belakang di saat perang sedang berkecamuk, dan aku berlindung kepada-MU dari kematian karena disengat kalajengking” (HR Nasa’i).

Manfaat Dan Khasiat Wirid Surat Insyirah

WIRID SURAT INSYIRAH

“Bukankah Kami telah melapangkan bagimu: dadamu (wahai Muhammad serta mengisinya dengan iman dan hidayah pertunjuk)? Dan Kami telah meringankan bebanmu (menyiarkan Islam)- Yang memberati tanggunganmu, (dengan memberikan berbagai kemudahan dalam melaksanakannya)? Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesulitan akan disertai kemudahan, bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran, disertai kemudahan. Kemudian apabila engkau telah selesai (melaksanakan amal sholeh), maka bersungguh-sungguhlah engkau dalam berusaha (mengerjakan amal sholeh yang lain), Dan kepada Tuhanmu saja hendaklah engkau memohon.”
Surat ke-94 Al-Quran ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 8 ayat. Surat Al-lnsyiraah (Melapangkan Dada)  intinya adalah penegasan Allah SWT bahwa salah satu nikmat- Nya yang dikurniakanNya kepada Nabi Muhammad adalah akan melapangkan hatinya serta mengisi dengan hidayah pertunjuk.
Ada banyak kegunaan dan manfaat Surat Al-Insyiraah bagi kita yang mengamalkannya yaitu:
  1. Siapa pun yang ingin berhajat sesuatu yang besar, misalnya ingin jadi Kepala Desa, Bupati atau ingin meraih jabatan apapun, baca Surah Al-Insyiraah 700 kali atau 1000 kali setiap hari, maka hajatnya akan sukses dan ia akan mendapatkan apa yang diinginkan.
  2. Bila Surah Al-Insyiraah dibaca sebanyak 40 kali pada tiap-tiap lepas sholat fardhu selama tujuh hari berturut-turut, Allah SWT akan membuka pintu rezekinya dengan jalan yang tidak disangka-sangka. Manfaat lain surat ini bila membaca Surah Al-Insyiraah 200 kali pada tiap hari ketika matahari naik (waktu dhuha), Allah SWT akan memperlihatkan kepadanya perkara-perkara yang gaib.
  3. Bila ada orang yang merasa sedih karena kehilangan kekasih atau ditinggal mati orang-orang terdekatnya, maka cara menyembuhkannya sebagai berikut: tulis Surah Al-Insyiraah pada piring masukkan air mawar kemudian minumkan padanya.
  4. Surah Al-Insyiraah juga bisa menjadi benteng pertahanan dari sakit-sakitan dengan cara sebagai berikut: Ambillah seurat benang dari kulit kayu dan bacakan Surah Al-Insyiraah. Tiap-tiap membaca huruf “Kaf”, simpulkan benang itu sekali, hingga tujuh kali simpul saja kemudian hentikan. Ikatkan benang itu ke tangan orang yang sakit-sakitan pada pergelangannya di sebelah kiri.
  5. Menghilangkan dukacita, kesusahan dan putus asa bila diwirid usai sholat fardhu. Selain itu, wirid rutin surat ini akan meluaskan rezeki yang halal dan mendatangkan barokah-NYA. Pikiran kita akan terbuka dan sifat malas akan hilang.
  6. Manfaat lain surat ini, bagi mereka yang selama ini belum mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, bisa diamalkan sebagai berikut: Sembahyang sunat dua rakaat. Pada tiap-tiap rakaat baca Surah Al-Fatihah dan surat (silahkan membaca surat apa saja). Selesai sembahyang, duduk menghadap kiblat dengan tetap bersungguh-sungguh memohon pada-NYA kemudian baca Surah Al-Insyiraah sebanyak bilangan hurufnya. Sesudah membaca Surah Al-Insyiraah, ajukan doa agar apa yang diinginkan terkabul atas ijin Allah SWT.

Manfaat Dan Khasiat Wirid Wabal

WIRID WABAL UNTUK MENGHADAPI SEMUA KEADAAN YANG MENDESAK Ijazah Budayawan Cak Nun (Emha Ainun Nadjib) dalam acara majelis maiyahan.  Untuk Cak Nun, lahumul fatihah..

Berikut rangkaian wiridnya:
  • Tawassul kirim AL FATIHAH terutama KANJENG NABI MUHAMMAD SAW (bisa ditambahkan kepada siapa Anda kirim alfatihah, misalnya untuk guru kita: Emha Ainun Najib)
  • YA ROHMAN YA ROHIM YA FATTAH YA HALIM YA HADI YA MUBIN, YA ALLAH KABULKANLAH HAJAT KAMI …….. (isi dengan hajat anda dengan menggunakan bahasa yang anda pahami bisa diucapkan dan bisa dibatin saja)  ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN
  • LA HAULA WA LA QUWWATA WA LA SULTHONA ILLALLAH  ( siapkan air minum dan minumlah) lanjutkan dengan:
  • Wirid dimulai baca SURAT AL-FATIHAH 1x , SURAT AL-IKHLAS 1 x, AL-FALAQ 1x dan AN-NAAS 1 x
  • DOA WABAL: BISMILLAHI AUDZUBIKA YA DZAL WABALI, BISMILLAHI AUDZUBIKA YA SYADIDAL ‘IQABI, BISMILLAHI AUDZUBIKA YA DZAL ‘ADLI WAL QHISTI, BISMILLAHI SHODAQTA SHODAQTA SHODAQTA SHODAQTA SHODAQTA YA DZAL WABAL YA DZAL WABAL YA DZAL WABAL.
  • INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAIAN AYYAQULA LAHU KUN FAYAKUN.
Wirid selesai. Bisa dijadikan rutinitas sesuai dengan kebutuhan anda.

Wujud Allah SWT Menurut Pandangan Para Wali Songo

WUJUD ALLAH MENURUT PARA WALI

Makrifatullah sebagai pengenalan tertinggi kawulo/hamba pada gusti telah dialami oleh para wali penyebar agama Islam di Nusantara. Mereka adalah suri tauladan pencapaian pendakian spiritual bagi kita, pencari jalan Ilahi. Apa dan bagaimana makrifat dari para wali  dan bagaimana wujud Tuhan yang sebenarnya? Makrifat adalah sebuah situasi mental dan kondisi kejiwaan yang  dialami oleh siapapun yang menginginkan adanya perjumpaan dengan Tuhan Semesta Alam. Salah satu momen makrifat yang paling fenomenal dalam sejarah para nabi adalah apa yang dialami Nabi Musa As saat ekstase/ fana/jatuh tersungkur di bukit Sinai saat “menatap” wajah-Nya setelah gunung yang ada di depannya hancur karena tidak sanggup ditempati pancaran cahaya-Nya.
Makrifat bisa diraih dengan perjuangan dan laku yang berat.Dalam khasanah tasawuf, kita akan diajari bagaimana laku yang berat tersebut harus dijalankan untuk menyingkirkan dan menerobos hijab menuju langit. Hijab adalah tirai selubung penutup batin kita sehingga kita tidak mampu menggapai wujud-Nya.
Hijab di dalam perbendaharaan kaum sufi bisa dikategorikan menjadi sepuluh besar. Hijab ini berasal dari empat unsur, yaitu unsur jiwa, dunia, hawa nafsu, dan setan:
Hijab ta’thil, yaitu meniadakan asma’ dan sifat Allah.
Hijab berupa kemusyrikan, yaitu manembah kepada selain Allah.
Hijab bid’ah qauliyah yang tidak ada pijakannya dalam agama).
Hijab bid’ah ‘amaliah atau perbuatan yang menyimpang dari kebenaran iman dan ikhsan
Hijab batiniyah: takabur, ujub, riya, hasad, bangga diri, sombong dan iri dengki dan lain-lain.
Hijab lahiriyah: Perbuatan Ibadah yang tidak diniatkan untuk berjumpa dengan-Nya.
Hijab dosa kecil. Melakukan perbuatan dosa-dosa kecil namun banyak.
Hijab mubah. Melakukan perbuatan mubah namun tidak dianggap sebagai sebuah dosa.
Hijab lalai dari misi penciptaan dan iradat Allah.
Hijab penempuh jalan spiritual yang bersusah-payah, tetapi namun tidak sampai tujuan.
“Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-bena tehijab dari (melihat) Rabb mereka. Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka”
(Al-Muthaffifin: 15-16)
Setelah semua hijab terbuka dan seseorang pejalan spiritual sudah sampai ke langit ketujuh di dalam diri sejatinya, maka seseorang akan kebingungan dan berada di alam “suwung”/ ora ono opo-opo. Semua pendamping kini telah meninggalkannya termasuk diri, malaikat dan para rasul. Dia kemudian dibimbing oleh Tuhan sendiri untuk berjumpa dengan  Dzat-Nya.
Apa yang terjadi sesudah kita bermakrifatullah? Tidak ada kata yang mampu menjelaskan situasi dan kondisi fana tersebut. Namun, kita bisa mendapatkan penjelasan dari para wali saat mengalami fana tersebut. Bagaimana wujud Allah SWT?
Sunan Kalijaga: “Allah itu adalah seumpama memainkan wayang.”
Syekh Majagung: “Allah itu bukan disana atau disitu, tetapi ini.”
Syekh Maghribi: “Allah itu meliputi segala sesuatu.”
Syekh Bentong: “Allah itu itu bukan disana sini, ya inilah.”
Sunan Bonang: , “Allah itu tidak berwarna, tidak berupa, tidak berarah, tidak bertempat, tidak berbahasa, tidak bersuara, wajib adanya, mustahil tidak adanya.”
Sunan Kudus: “Jangan suka terlanjur bahasa menurut pendapat hamba adapun Allah itu tidak bersekutu dengan sesama.”
Sunan Giri berpendapat, “Allah itu adalah jauhnya tanpa batas, dekatnya tanpa rabaan.”
Syekh Siti Jenar: “Allah itu adalah keadaanku. Sesungguhnya aku inilah haq Allah pun tiada wujud dua, nanti Allah sekarang Allah, tetap dzahir batin Allah”
Sunan Gunung Jati:  “Allah itu adalah yang berwujud haq”

Rapalan AMalan Ya Hayyu Ya Qayyum

YA HAYYU YA QAYYUM

Hati nurani yang hidup menjadi guru penuntun perbuatan manusia. Hati nurani yang mati, membuat manusia lebih mengedepankan penggunaan akal. Apabila akal menjadi penguasa satu-satunya, manusia cenderung tidak bijaksana. Nafsu, ego dan keinginanlah yang akan dominan dan kepentingan orang lain akan terabaikan.
Maka, hidupkanlah hati nurani. Masalahnya, tidak mudah menghidupkan hati nurani–yang merupakan tempat Tuhan memberikan pengajaran kepada setiap manusia. Perlu tekad/niat yang kuat serta latihan. Latihan yang biasa saya jalankan adalah: LAKUKAN PERBUATAN YANG TIDAK KAMU SENANGI. DAN JANGAN LAKUKAN PERBUATAN YANG CENDERUNG KAMU SUKAI.
Contohnya: Saat saya ingin keluar rumah, maka saya malah sengaja melawan keinginan tersebut dan tidak keluar rumah. Saat saya ingin tidur karena mengantuk, maka saya justeru melawannya dengan sholat. Saat dompet saya sedang kosong, maka saya justeru menyumbangkan sedikit uang yang ada untuk orang fakir miskin.
Hakikat laku tirakat sebenarnya adalah PENGENDALIAN DIRI. Yaitu mampu tidak mengutamakan diri sendiri yang diliputi oleh NAFSU, EGO dan KEINGINAN. Namun lebih mengutamakan orang lain, mengutamakan kepentingan masyarakat, mengutamakan kepentingan Tuhan Yang Maha Kuasa. Para nabi/rasul/utusan Tuhan adalah contoh yang sangat baik bagaimana mereka yang mampu MENGENDALIKAN/ MENGALAHKAN/ MENUNDUKKAN kepentingan diri sendiri dan mengutamakan UMAT/ MASYARAKAT/ ORANG LAIN. Sehingga hidupnya MEMBAWA BANYAK MANFAAT untuk sesama. Suka menolong dan membantu makhluk-Nya yang menderita, lemah, tersingkir, tidak diperhatikan.
Bila amal kebajikan ini telah menjadi bagian utama laku syariat perbuatan kita, maka itulah saat kita bermakrifat yakni diri sendiri sudah ditundukkan, dan diri-Nya yang akan hadir. Gusti Allah akan manunggal di dalam “aku” kita. Allah menjadi tangan, kaki, mulut, telinga dan seluruh perbuatan kita adalah perbuatan-NYA.
Terakhir, ini ada kiat untuk menghidupkan mata hati. Al Kattani, seorang sufi berkata: Aku bermimpi bertemu Rasulullah SAW dan aku memohon padanya, berdoalah kepada Allah agar DIA tidak mematikan hatiku. Rasulullah bersabda; ucapkan EMPAT PULUH SATU KALI SETIAP HARI, YA HAYYU YA QAYYUM LAA ILAAHA ILLA ANTA, maka Allah akan menghidupkan hatimu.
Abu Yazid al Bisthamu meriwayatkan: aku bermimpi bertemu dengan Allah SWT, lantas aku bertanya kepada-Nya: Bagaimana aku menempuh jalan kepada-MU? Allah berfirman: TINGGALKAN DIRIMU DAN KEMARILAH”